Skip navigation

Mantera pengobat dukaDiriku
Tolong, beri aku satu kalimat, agar hidup kembali. Kematian sejenak ini sungguh menyakitkan. Agar duka tak menjadi dewa, berilah aku mantera.

Jawaban kawan-kawan:

Udin
Hidup itu terkadang
mengulang masa lalu
meski kadang enggan
tapi jalan samar

Kang Udi
Siapapun Anda, karena –maaf- nmr anda belum ksimpan di phone bookku, katakanlah: Bismillah mawar, bismillah luka, bismillah duri, bismillah sunyi, luka mawar durisunyi. Bismillahi majreha wa mursaha.. –nmr siapa neh-

Gusdur
Aku bukanlah aku tanpa mereka

Hilya Auliya (lia)
><)))));> q kirim ikan untukmu ut teman ngobrol, tapi hp harus dimaskkan dalam ember yang ada airnya biar ikannya nda mati ya.. ngobrol yang akrab ya.. hahaha

Apakah dukamu sudah mendewa? Ngobrol sama ikane sampe mana?eit, dilarang murka, klo’ yang bernama duka tdk mndewa dlm dirimu.

Lho,kok skrng di pohon, udah malam Gus, mbok turun tho..

Romo Eko
Inilah seninya hidup yang penuh perjuangan dan kebahagiaan. Hidup itu bangkit dari kematian. Bersyukurlah  telah mengalami kematian karena awal kehidupan.

Zahrudin
Jangan tanya saya, bang
Tanya saja sama yang buat kematian

Kumalasari
Ada apa gerangan mas ibad? Pa yang bs kubantu tuk nambahi energi hidupmu?

Farid
Keliatannya sampean berkali2 mati tp ko’ msh ttp bs hidup, kemrin dah prnh mati, skarng mati lg. wah smpyan brrti termsk orang yg gak umum..

Adrozen
Hidup segan mati tak mau? Pengecut!

Mustain
Jangan sedih terus

Siwa
Skt dan kmatian lbh dkt dngn keabadian. Tngoklah sbntar keabadian tuk mrajut cermin retak khdupan. Alluhummajma’na jam’an marhuman. Amin

Fahsin M Faal

Ibad, mestinya kau tahu, segenap kekalahan dan kelemahanku, sehingga yang kulantunkan adalah nada keperihan. Maka tak pantas ku nasihatkan pada labirin gelapmu. Kuyakin engkau punya suluh yang kan mengantarkan pada terang dan warna-warna.  Bukankah alam mengajarkan kita tentang harmoni?..

Kang Zaenul Azvar

Kemarilah. Kan kutampar kau seratus kali, agar kau tahu  bahwa hidupmu bisa bermanfaat seratus kali lipat dari sekarang!

Yogyakarta, empat Mei 2008

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: